Parlimen Israel Tuntut Penutupan Total Masjid Al-Aqsha bagi Umat Islam

Palestin. Ketua Komisi Dalam Negeri Knesset (Parlemen Israel), Miri Regev, menuntut (22/4) agar Masjid Al-Aqsha ditutup secara total dari umat Islam, setelah kegagalan beberapa kali umat Yahudi yang ingin memasuki Masjid Al-Aqsha, mengunjungi apa yang mereka klaim sebagai situs suci  Solomon’s Temple (Haikal Sulaiman).

Sementara, Wakil Ketua Knesset dari Partai Likud (partai ultra kanan), Moshe Feiglin, menyatakan bahwa Haikal Sulaiman dijajah oleh Hamas dan pergerakan Islam lainnya. Polis tidak mengizinkan dirinya untuk masuk ke dalam Masjid Al-Aqsha kecuali dalam waktu yang sangat terbatas (akibat khawatir akan keselamatan dirinya).... lagi

Feiglin menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah kondisi yang normal buat dirinya dan menekankan bahwa pihaknya tidak akan mematuhi batasan-batasan pihak keamanan lagi pada masa mendatang, meskipun menyangkut keselamatan dirinya.

Kegagalan berbagai kunjungan warga Yahudi ke Haikal Sulaiman diakibatkan keberadaan al-murabithin (umat Islam yang bertahan) menjaga tempat suci Masjid Al-Aqsha, di mana letak kuil suci Yahudi tersebut diyakini berada.

Beberapa hari lalu, umat Islam yang berjaga-jaga di dalam Masjid Al-Aqsha terlibat aksi bentrok dengan warga Yahudi yang merangsek ingin memasuki Masjid Al-Aqsha mengakibatkan jatuhnya puluhan orang luka-luka.

Haikal Sulaiman (bahasa Ibrani: בית המקדש, Beit HaMikdash) disebut juga sebagai First Temple ataupun Holy Temple, menurut kitab suci Yahudi adalah rumah suci pertama agama Yahudi kuno di Yerusalem. (sumberita)

Sumber Berita Dari Blog Ustazcyber

No comments:

Post a Comment